Tampilkan postingan dengan label celotehku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label celotehku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Agustus 2014

first love

aku bisa mengerti
bahwa mungkin sebelum aku
kamu pernah mencintai seorang wanita sepenuh hati
yang kamu perjuangkan mati-matian
yang pernah kau peluk hingga tak ingin kau lepaskan

aku bisa terima
bahwa sebelum bahagia denganku
pernah ada sosok lain yang selalu ingin membahagiakannmu
yang pernah kau impikan dapat hidup bahagia bersama hingga akhir hayat


aku menghargai bagaimana kamu ingin menjadikanku milikmu
bagaimana kamu menjadikan aku satu-satunya
dan usahamu untuk membahagiakanku saat ini hingga selamanya

semoga aku dapat menjadi yang terakhir bagimu
meskipun bukan yang pertama
meskipun bukan cinta pertama




hanya celoteh pengantar tidur :)

Senin, 25 Juni 2012

curhat sama Allah


Maaf jika tiba-tiba aku jadi posting seperti ini. aku tahu ini hanyalah postingan yang sangat tidak penting untuk kalian baca, tapi entah mengapa hingga saat ini aku masih saja curhat kaya gini sama Allah.

Aku selalu bertanya dengan pertanyaan bodoh sama Allah tanpa rasa malu. “ya Allah kenapa kita ga boleh pacaran?” pertanyaan yang sangat bodoh bukan?

sering terlintas dibenakku untuk menerima kehadiranmu, mencoba menjalani hariku bersamamu, mengikuti tren pacaran lagi layaknya remaja seusiaku.

Ya Allah Yang Maha Membolak-balikan hati. Maaf jika hati ini masih sangat labil ketika tersentuh sedikit saja oleh kehadirannya. Entahlah, kenapa hanya dia dari sekian pria yang terus saja menggoda iman saya tak henti-henti. kamu tahu betapa kuatnya aku menahanmu meskipun ada banyak manusia yang mencoba menyingkirkanmu dari hatiku?

Masih ingatkah ketika kau katakan nggak mau move on dari aku? (3 juni 2012) entah itu hanya canda, entah itu hanya gurauan, entah itu hanya kata kata yang tiba tiba terlintas dipikiranmu, entah itu apa, tapi kata-katamu itu cukup membuatku sedih. aku menjadi sedih setiap kali melihat kamu, selalu ga tega melihat mu berjuang dan menungguku terus, diam diam terluka karena aku, dan terus saja tersenyum menyembunyikan isi hatimu. http://www.smileycodes.info

Kadang ingin ku katakan semua yang membelenggu pikiranku, namun hati ini seakan selalu meminta untuk menahanmu lebih lama. Maaf jika aku sangat takut kehilangan kamu, maaf jika aku takut kau akan meninggalkanku. Semua hal yang seharusnya ku buang jauh, malah semakin membuatku lekat menyayangimu. Ya Allah, hamba minta maaf.

Dan kini, ketika aku mulai mencoba berbenah, mencoba menghindar dari semua yang menggoyahkan hati ini, mencoba untuk menata hatiku menjadi lebih baik, perlahan kamu mulai memasuki hatiku. Tanpa kau tahu hati ini baru saja aku perbaiki, walau memang masih compang camping disana sini. Sungguh buruk, dan mungkin masih sangat buruk.

Buat kamu yang telah sudi menungguku, aku minta maaf, disaat aku mulai respect terhadapmu, disaat inilah aku tak dapat menerima mu walau hanya sekedar menjadi teman terdekatku. Maaf , aku hanya ingin lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi.


Maaf, bukannya hamba berharap dan menebak-nebak jodoh hamba esok. Ya Allah, bimbing hamba Ya Allah, sungguh hati ini pun bingung harus bagaimana. Ya Allah, hamba minta maaf, benar benar minta maaf .

Aku hanya ingin mengucapkan terimakasih. Terimakasih karena kamu telah bersabar mencintaiku dalam diammu walaupun mungkin saja aku salah dalam membaca isi hatimu, tapi terimakasih atas ketulusanmu itu. Maaf jika hanya ini yang bisa aku sampaikan. Aku memang hanya anak kecil, yang masih belajar menjadi dewasa, jadi aku mohon, maafkan aku.






untuk seseorang yang tak bisa kumiliki saat ini. dan mungkin tak akan bisa kumiliki esok nanti.

Jumat, 22 Juni 2012

belajar dari kekurangan :)


Aku pernah dianggap sombong ketika tak menyapa temanku karena pandanganku yang kabur. Aku memang gadis bermata minus yang tak suka memakai kacamata. Sebuah benda yang menggantung di depan mataku itu cukup membuatku risih ketika kubawa berjalan. Ya, kacamata ini hanya aku gunakan untuk melihat deretan tulisan di papan tulis saja ketika pelajaran berlangsung.

Sejak saat itu aku berpikir, mungkin ada baiknya jika aku menyapa siapapun dia yang bertemu denganku, daripada mendiamkannya dengan alasan tak berkacamata karena barangkali dia adalah orang yang sangat aku kenal, dan karena tak berkacamata jadi tidak sengaja tak kusapa.

Untuk menghindari hal serupa, aku selalu menyapa hampir semua orang yang berpas-pasan denganku dengan senyuman, mata yang berbinar-binar, dan dengan sapaan “hai” yang tak terlalu keras, namun cukup terdengar.

Seharian ini, aku telah bertemu dan menyapa banyak manusia justru karena pandanganku yang agak sedikit  kabur karena tak memakai kacamata.

Keesokan harinya seusai pelajaran, aku lupa meletakkan kacamataku ini dimeja, karena takut pecah jika ditaruh di saku, jadi terpaksa aku pakai.

Dengan  kacamata, aku bisa melihat mereka yang melintas di depanku, kini aku tak lagi menyapa siapapun selain yang benar-benar aku kenal dekat.

Tiba-tiba ada perempuan, yang sepertinya anak kelas satu menyapaku.
“halo mbak indhun” mukanya sumringah.
Aku bingung, dia itu siapa ya? Kok kenal aku? Perasaan aku gak pernah ketemu dia, gak pernah kenal dia, ga pernah ngobrol sama dia?
Tapi berhubung aku orangnya ramah, baik hati, dan tidak sombong :"DD haha  ya tak bales lah sapaan nya dengan muka yang nggak kalah sumringahnya.
“halo jga, eh btw, namamu siapa ya? Aku lupa. .hehe” kataku polos, sebenernya bukan lupa, tapi emang belum pernah kenal.
Habis itu kita malah jadi kenalan , cerita ini itu, nglantur sana sini, seperti orang yang udah sangat akrab.

Taukah kamu siapa dia? Dia adalah orang yang aku sapa ketika mataku kabur kemarin. mungkin karena beberapa hari kemarin aku menjadi orang yang ramah kepada siapapun meskipun aku tak mengenalnya, jadi dia merasa nyaman untuk berkenalan dan menjadi teman baruku wkwkkw

tapi ada satu hal yang mennganjal hatiku, Kenapa aku harus menjadi orang yang memiliki ‘kekurangan’ dahulu untuk melakukan hal kecil yang baik dan begitu mudah dilakukan? Kenapa aku harus tak berkacamata dahulu, memaksa mataku untuk melihat dengan akomodasi maksimum walaupun masih tetap kabur untuk membagi senyum dan menyapa mereka yang melintas dihadapanku.

Lihatlah betapa hal itu begitu menyenangkan untuk orang lain !




Rabu, 28 Maret 2012

friends ♥

 

teman itu ibarat sebuah hadiah, terkadang ada yang isinya bagus tapi juga ada yang isinya buruk.
yang isinya bagus membuat kita merasa nyaman ketika berbagi rasa dengannya. kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam saling bercerita, bercanda ria, menangis bersama dan tertawa bersama.

Yang isinya buruk punya jiwa yang luka,  yang membuat kita tidak mampu lagi untuk mencintai. dan yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan dan amarah. kita tidak suka dengan jiwa-jiwa seperti ini dan mencoba menghindar dari mereka. berpaling ketika berpas-pasan, pura-pura tidak melihat dan tidak mau tahu padahal kita sadar bahwa itu semua bukanlah karena mereka semua pada dasarnya buruk, tetapi lebih karna ketidakmampuan diri kita dalam  memberikan cinta, walaupun mungkin tanpa kita sadari ia selalu menunggu cinta kita, empati kita, kesabaran, dan keberanian kita untuk mencoba membuka hati dan mendengarkan luka-luka yang memasung hatinya.


Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya untuk berlari bersama kita?
Bagaimana bisa kita mengajak orang yang takut air untuk berenang bersama?
Luka di lututnya dan ketakutannya terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau lari dan berenang bersama kita. http://www.smileycodes.info

Mereka tidak akan bilang bahwa lutut mereka terluka atau mereka takut air, mereka akan bilang kalau mereka tidak suka lari atau berenang itu membosankan, sama seperti mereka tidak bilang “Aku membutuhkan kamu” tapi mereka akan berkata “Tidak ada yang cocok denganku, aku lebih suka sendiri”, Tidak akan bilang  “Aku kesepian” tapi berkata “teman-temanku sudah sibuk semua”, Tidak akan bilang “Aku butuh diterima”, tapi berkata “Aku ini buruk, aku tak punya kelebihan, siapa yang bakal tahan denganku”, Tidak akan bilang “Aku ingin didengarkan” tapi berkata “Kisah hidupku membosankan, tidak asik, tidak menyenangkan”,  Itulah cara mereka mempertahankan diri http://www.smileycodes.info

Teman adalah hadiah dari Alloh buat kita, entah bungkusnya menarik atau tidak, entah isinya bagus atau buruk.

Jangan tertipu oleh kemasan. ingat kata pepatah, don't judge the book because the cover. semua manusia memang tercipta dengan kelebihan dan kekurangan. tak kan mungin bisa sempurna.


bicaralah pada hati, hati yang memiliki sejujur-jujurnya jawaban, meskipun jiwa selalu menolak. karena hanya dengan memahami dan mencoba menerima dengan ikhlas, kita akan tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya untuk kita.


saat diri ini mulai belajar memahami dan mengerti orang lain, bantu aku untuk bisa memahami kalian dengan baik agar tidak ada lagi suudzhon diantara kita. maaf kalau diri ini sering menumbuhkan luka di hati kalian. http://www.smileycodes.info



with love
♥ndhundyahsusan♥

hanya menulis apa yang aku pikirkan, tidak selalu yang aku alami ! :)

hanya menulis apa yang aku pikirkan, tidak selalu yang aku alami ! :)

kamu pengunjung ke -